Setelah menikah ternyata…..

Β 

Β 

Tak seindah masa – masa pacaran itu.

Atau saya aja yang selalu salah memilih yah?

Hmmm….

Kok rasanya menyesal belakangan jadinya. Tidak menyangka bakal akan ngenes begini juga.

Setelah menikah …. rasanya ngenes nes nes nes…..

Masih berharap ada perubahan sih. Kalau tidak mending diakhiri saja.

Β 

Ini yang punya blog kok hidupnya mengenaskan sekali. Kapan bahagianya…. 😦

Tentang Sorong yang tak lagi aman

Beberapa hari yang lalu, saya masih menganggap kota ini adalah kota yang sedikit nyaman dan aman buat saya. Well, sepertinya saya masih berpikiran kalau kota ini masih sama seperti 10 tahun lalu sebelum saya tinggalkan untuk berangkat ke Jogjakarta.

Sorong dengan segala hiruk-pikuknya memang merupakan kota yang mulai menggeliat untuk menjadi kota modern di kawasan barat Papua ini. Pembangunan dimana-mana, hal ini bisa dilihat dari semakin beratnya badan saya yang tiap hari harus makan debu pasir dari truk-truk yang hilir mudik membawa pasir kemana-mana. Tiap hari sodara-sodara!!! #pentingbanget

Tak heran bila mulai banyak waralaba-waralaba yang sudah melirik kota ini. Dari waralaba kuliner, hiburan (karaoke HepPup), sampai toko buku yg saya sering lihat di Jogja pun sudah ada di Sorong.

Hebat! Semakin maju saja kota tercinta ini. Sayangnya, saya lupa bahwa seiring dengan kemajuan yang ada. Rupanya tidak berdampak pada kesejahteraan masyarakat di kota ini. Berdampak pada perilaku konsumtif masyarakat yang sadar gengsi mungkin iya. *gubraks*

Saya juga lupa bahwa semakin maju suatu kota, juga dibarengi dengan semakin canggihnya orang-orang yang kepepet karena tekanan ekonomi ataupun orang-orang yang hanya butuh duit buat senang=senang untuk melakukan kejahatan.

Jujur saya selalu merasa aman-aman saja berkendara motor saat malam hari di kota tercinta ini. Bagi saya, di Jogja pun yang seperti itu saya selalu selamat bila keluar malam sekedar berjalan-jalan hingga kalau saya berniat untuk ngenet di warnet sampai pagi, apa lagi kalau di kota Sorong ini. Kota yang merupakan tempat besar saya selama ini, yang setahu saya dan seingat saya masih lebih aman dari Jogja.

Ternyata saya salah BESAR!!! Saya lupa akan dampak dari semakin majunya kota ini. Orang menjadi lebih nekat lagi karena kebutuhan-kebutuhan pribadinya mulai menekan moral dan akal sehat,

Tanggal 7 Februari malam sekitar jam 22.30, saya ditabrak dan dijambret di jalan, saat hendak pulang rumah. Scoopy saya hancur bagian kanan. Kaki dan tangan saya luka-luka cukup lumayan. Tas berisi dompet, ATM2, kartu kredit, SIM, KTP, uang cash, hp Nokia dan Blackberry saya pun lenyap dibawa lari. Tapi itu tak seberapa artinya dibanding perasaan saya yang hancur karena kota ini, kota Sorong yang saya pikir lebih aman dari kota mana pun ternyata sudah sedemikian parahnya.

Melaporkan masalah ini ke kantor polisi pun sudah saya lakukan. Tapi saya tak bisa berharap banyak. Tidak mengingat dengan baik no polisi motor yg nabrak itu, bahkan jenis motornya pun saya masih samar-samar. Entahlah apakah para polisi itu bisa menemukannya penjambretnya atau tidak. Saya skeptis akan hal itu.

Dan saya baru tahu saat di kantor polisi, bahwa sudah banyak korban-korban seperti saya. Kata para polisi, jangankan di malam hari, di siang hari pun jambret-jambret ini berani beraksi. Dan sasarannya selalu para perempuan seperti saya yang hidupnya di atas motor. Ada yang pernah diseret di jalan karena masih megang tasnya yg mau dijambret. Ada yang ditendang dari motor. Ada yang kayak saya ditabrak dulu, kalau udah jatuh pura-pura mau nolong padahal cuman nolong tasnya doang trus dibawa kabur.

Untuk lelaki mabuk yang menabrak saya. Hancurkanlah diri mu sendiri dengan uang hasil rampasan itu. Belilah minuman yang bisa bikin kamu bodoh selamanya sehingga bokong mu lah yang jadi pusat nalar dan akal sehat kamu.

Untuk para perempuan pengendara motor di Sorong, berhati-hatilah. Jangan biasakan naruh barang penting di tas saat mengendarai motor. Taruh saja di bawah jok. Bila mengendarai motor pastikan selalu melihat ke spion untuk mengetahui pasti bahwa tidak ada pengendara motor lain yang terlihat aneh mengikuti anda. Lindungi barang berharga anda terutama juga nyawa anda. Bila perlu beli semprotan merica atau apalah, yang bisa dijangkau dan digunakan bila anda berada pada posisi berbahaya (dipepet misalnya). Kalau saya sendiri pengen beli senjata aja rasanya… \(–)/ biar bisa nembak sekalian orang-orang model gitu. *sigh*

 

Yah… pada akhirnya saya hanya bisa ngelus-ngelus dada (–β€˜)

Kota ini, Kota Sorong ini ternyata sudah tidak aman lagi. *hiksss T_T

Selamat datang 2011, saatnya cari suami :P

Sekali lagi pergantian tahun yang harus dilalui saya selama hidup saya ini. Tak ada yang spesial sebenarnya dari pergantian tahun. Hanya sekedar ganti kalender baru, dan sedikit doa dan harapan-harapa yang diinginkan di tahun yang baru. Pencapaian apa lagi yang harus dikejar. Hanya itu.

Tahun 2010 kemaren merupakan tahun yang penuh berkat buat saya. Punya pekerjaan yang mengasyikkan. Rekan-rekan kerja dan bos yang asyik. Berhubungan dengan nasabah-nasabah yang lucu-lucu, emosian, sampe yang bikin trenyuh. Semua ada.

Tahun kemaren pula, kemajuan papa saya setelah operasi kembali menurun karena sempat anval di awal tahun. Tapi tak mengapalah. Tuhan masih kasih umur yang panjang buat Papa, hingga beliau masih bisa tetap ada di tengah-tengah kami.

Akhir tahun kemaren, tak henti-hentinya mengucap syukur atas berkat Tuhan yang luar biasa hingga Natal dan Tahun Baru bisa sedikit lebih berbeda dari tahun 2009. Kalau tahun 2009 Natal dalam keprihatinan, di tahun 2010 sedikit lebih baik dengan tampilan rumah yang lebih manis πŸ˜€

Setelah menutup tahun kemarin dengan penuh sukacita. Sekarang saatnya menatap tahun yang baru ini dengan penuh harapan.

Setelah semua pencapaian yang sudah berhasil dilakukan di tahun 2010, terutama karena udah punya pekerjaan yang menantang. Tahun yang baru ini, ada harapan baru lagi yang secara tidak langsung diutarakan oleh kedua ortu tersayang. Apakah akan ada pernikahan tahun ini….. *glek* **garuk-garuk tembok** Sungguh pertanyaan yang sangat sulit,

Kalau mau melihat kembali beberapa tahun sebelumnya, mungkin diri ku saat itu masih terlena dengan niat pingin nikah secepatnya. yang untung batal bubrah gak jadi. Tapi untuk saat ini, di dalam hati ini masih plin-plan untuk menentukan iya atau tidak.

Nyari pacar itu gampang… Tapi nyari suami itu kok ya susah banget ya.

Banyak yang menawarkan, tapi belum ada yang pas di hati. Ada yang bisa dipas-paskan tapi kok ya masih ada aja yang ngeganjel. Lah emang saya belum merasa dikejar umur buat nikah jeh.. Tapi ya itu, mikir aja… kayaknya umur saat ini sudah saatnya. Awal 30-an itu saya lebih milih memantapkan karir, jadi harus dalam beberapa tahun ini udah dapet calon buruh suami yang mumpuni.

Kriterianya yang seperti apa sih…. Errrrr…. susah jelasinnya, karena saya gak butuh yang bisa hidupin saya. Lah saya sendiri bisa ngidupin diri sendiri hingga satu keluarga saya kok. Jelas saya butuh yg bisa bertanggung jawab untuk urusan rumah tangga, punya semangat kerja yang sama kayak saya, saya gak suka orang males soalnya. Trus, yang pengertian. Mengerti bahwa mungkin saya tak akan selalu bisa mengurus rumah dengan baik karena kerjaan kantor dll yang sudah cukup menyita waktu, sehingga mengerti dengan sangat bahwa pembantu RT adalah keharusan! *nyengir* Kemudian, setidaknya punya kemampuan teknis di bidang kelistrikan, otomotif, dan lain sebagainya sehingga bisa lebih hemat nantinya, dan alokasi dana untuk itu bisa untuk bayar pembantu saja. πŸ˜€
Hehehehe…. Sepertinya sudah berlebihan ini kriterianya. Tapi ya itulah… Namanya juga pengennya yang begitu…

Yang jelas, saya lebih suka yang bisa mendengarkan saya. Tidak mengacuhkan saat saya sedang ingin bercerita. Sekonyol apapun cerita saya, saat saya butuh didengarkan dia ada untuk saya. Hanya itu sebenarnya yang sangat saya inginkan dari pria yang bakal jadi cinta sampai mati saya. *sigh* Karena saya gak butuh yang bisa ngidupin saya, gak butuh yang ngobral kata-kata cinta sampai selangit, gak butuh yang ngomong kalau dia mau bertanggung jawab untuk saya, lah saya sendiri bisa menanggungjawabi diri saya sendiri kok. Bisa gak ya nemu yang kek gini….. *wondering*

*apdet blog di awal tahun* (–“)

**apdet apaan iniiiiiii**

#abaikansaja

Puisi Ibu

Bila Ibu Boleh Memilih

Anakku…

Bila ibu boleh memilih
Apakah ibu berbadan langsing atau berbadan besar
karena mengandungmu

Maka ibu akan memilih mengandungmu !!

Karena dalam mengandungmu ibu merasakan keajaiban dan
kebesaran Allah
Sembilan bulan nak…
Engkau hidup di perut ibu
Engkau ikut kemanapun ibu pergi
Engkau ikut merasakan ketika jantung ibu berdetak
karena kebahagiaan
Engkau menendang rahim ibu ketika engkau merasa tidak
nyaman, karena ibu kecewa dan berurai air mata

Anakku…

Bila ibu boleh memilih untuk ibu berjuang melahirkanmu

Maka ibu memilih berjuang melahirkanmu !!

Karena menunggu dari jam ke jam, menit ke menit
kelahiranmu
Adalah seperti menunggu antrian memasuki salah satu
pintu surga
Karena kedahsyatan perjuanganmu untuk mencari jalan ke
luar ke dunia sangat ibu rasakan

Dan saat itulah kebesaran Allah menyelimuti kita
berdua
Malaikat tersenyum diantara peluh dan erangan rasa
sakit,
Yang tak pernah bisa ibu ceritakan kepada siapapun
Dan ketika engkau hadir, tangismu memecah dunia
Saat itulah…
saat paling membahagiakan
Segala sakit & derita sirna melihat dirimu yang merah,

Anakku…

Bila ibu boleh memilih apakah ibu berdada indah, atau
harus bangun tengah malam untuk menyusuimu,

Maka ibu memilih menyusuimu,!!

Karena dengan menyusuimu ibu telah membekali hidupmu
dengan tetesan-tetesan dan tegukan tegukan yang sangat
berharga
Merasakan kehangatan bibir dan badanmu didada ibu
dalam kantuk ibu,
Adalah sebuah rasa luar biasa yang orang lain tidak
bisa rasakan

Anakku…

Bila ibu boleh memilih duduk berlama-lama di ruang
rapat

Atau duduk di lantai menemanimu menempelkan puzzle
Maka ibu memilih bermain puzzle denganmu
Tetapi anakku…
Hidup memang pilihan…
Jika dengan pilihan ibu, engkau merasa sepi dan merana

Maka maafkanlah nak…
Maafkan ibu…
Maafkan ibu…

Percayalah nak, ibu sedang menyempurnakan puzzle
kehidupan kita,
Agar tidak ada satu kepingpun bagian puzzle kehidupan
kita yang hilang
Percayalah nak…
Sepi dan ranamu adalah sebagian duka ibu

Percayalah nak…

Engkau adalah selalu menjadi belahan nyawa ibu…

———-

Percaya gak percaya, setelah diriku merasakan suka dukanya jadi ibu baru mengerti besarnya pengorbanan mama ku ketika dulu mengandung, melahirkan hingga membesarkan ku.

I love you Mom. πŸ˜₯

ocha-n-mom1

*berharap aku bisa jadi ibu yang baik buat anak-anak ku*:D

ocha-n-baby1

beidewei, ngajakin anak manjat2 gak apa-apa kan? *kedip2*

———-

biar telat asal selamat *halah*
Puisi ini aku nemu di sebuah forum, sudah disimpan di draft tapi apa daya seharian malah sibuk menemani teman yang mau mencari pohon natal buat rumahnya 😦

Geng cewek heboh saat ini

Geng, kalau menurut KBBI Daring itu

geng /gΓ©ng/ n cak 1 kelompok remaja (yg terkenal krn kesamaan latar belakang sosial, sekolah, daerah, dsb); 2 gerombolan

Kesamaan latar belakang sosial, sekolah, daerah… bisa mengelompokkan individu2 dalam sebuah kelompok, atau gerombolan(?).

Kali ini geng cewek yang lagi heboh di Pati sana. Gara2 rekaman video kekerasan yg dilakukan dan laporan dari masyarakat akhirnya kasus ini terangkat di media2. 😯

Menurut saya sendiri, ini baru seupil yg muncul atau ketahuan dibandingkan yang masih banyak terjadi di belahan Indonesia yang lain. Selama kemiskinan semakin menjerat kehidupan masyarakat, orang tua menjadi lebih pusing mikirin pengencangan ikat pinggang yg harus dilakukan daripada ngurusin anaknya bergaul sama siapa.

Padahal mengawasi dengan siapa anak bergaul, justru yang paling penting biar tidak terjerumus ke dalam kelompok2 pergaulan yang salah.

Saya sendiri pernah mengalami hal yang sama ketika masih di SMP. Kadang kita pintar menyembunyikannya, tapi orang tua yang sistem alarmnya oke pasti bisa tahu kalau ada yg tidak beres dengan anaknya. Itulah pentingnya orang tua harus dekat sama anak. Biar tidak menyesal kalau2 si anak buntut-buntutnya berurusan di ruang guru BP atau bahkan kepolisian.

Punya teman gaul yang keren kadang jadi impian juga bagi cewek. Masuk geng gaul jadi tenar di sekolah, kemana-mana ditengokin. Masuk geng pintar, sama juga. Jadi perhatian bukan hanya oleh siswa-siswi lainnya tapi juga oleh para guru dan kepsek. Kadang jg di jadiin musuh sama geng gaul. Pintar2nya masing2 geng memposisikan diri di sekolah lah.. πŸ™‚

Masuk geng karena butuh tempat bergaul yang sesuai dengan keinginan. Pengen pintar masuk geng anak2 pintar biar ketularan, sama halnya masuk geng gaul biar kecipratan tenar di sekolah. Atau masuk geng biar gak jadi korban gencetan???

Kasus bullying di sekolah dimana2 sama. Dalam kasus geng Nero itu, ketika seseorang menganggu salah satu anak geng di sekolah, anggota geng lainnya langsung turun tangan. Hahahaha, beraninya aja main keroyokan. Beraninya cuman sama yang lemah.

Saya jadi ingat ketika beberapa bulan yang lalu menonton acara Silat Lidah di ANTV, ada pertanyaan yang diajukan kepada panelis2nya tentang kasus bullying di sekolah. Salah satu jawaban menarik yang saya ingat waktu itu dilontarkan oleh Julia Perez. :mrgreen: Yang menurut dia (jupe), mendingan punya anak dilatih supaya berani, tidak takut ketika di sekolah. Jadi ketika di gencet, ia pun bisa melawan. Pengalaman JuPe sendiri yang diceritakan sewaktu dia pernah diganggu di sekolah dan pulang ke rumah sambil menangis lapor ke Ibunya. Langsung diomelin sama ibunya, “jangan pulang sambil menangis, balik lagi lawan” (begitulah yg sy ingat, cmiiw) πŸ˜€ dan Jupe pun balik lagi berkelahi di sekolah. hahahaha. πŸ˜†

Kalau begitu saya mendukung aksi2 seperti preman itu dong, kekerasan dilawan kekerasan? Tentu tidak. Cuman ingin bilang, mbok jangan takut sama penguasa sekolah itu. Lawan kalau kamu memang benar dong. Minta maaf kalau memang salah. Lawan dengan pintar, tapi kalau sudah menjurus ke main fisik (berkelahi), jangan takut. Omongan kalau tidak kena juga ke mereka, siap fisik aja. Abis itu lapor polisi, selesai non. Biar kapok orangnya. Tapi kalau ntar mati konyol, gimana dong??? πŸ™„

Trus, perploncoan katanya untuk anak yang baru mau masuk geng. Buat apa??? Sama kayak sekolah yg untuk mencetak aparat pemerintahan tapi harus kena hantaman2 fisik, gak ada sambungannya bego. Emangnya mau masuk tentara?? Gemes saya. 😑

orang bilang itu emansipasi..

cewek gantian beraksi..

apakah iya??

hahahahaha

Jadi super heroine aja kek gini sekalian, jangan cuman berani sama yg lemah… dan perempuan juga πŸ‘Ώ

miauw…..

wonder woman biar bisa terus menahan rasa sakit

Atau yang ini nih… Jagoan favorit saya. πŸ˜‰

semua gambar dari sini

Belajar Mencintai Sepakbola (untuk perempuan)

tes.. tes..

*tiba2 speechless*

Jadi begini sodari ku.. dalam rangka menyemarakkan Euro 2008 (halah)….. daripada anda2 sekalian pada manyun kurang kehangatan gara2 para pria sedang menikmati tontonan 4 tahun sekali yaitu Euro tersebut, ada baiknya kita belajar mencintai permainan 1 bola direbut 22 pemaen (padahal dah punya bola masing2 itu) tersebut.

Kalau kamu gak ngerti sama sekali tentang sepakbola dan saat masih di sekolah hanya dapat pelajaran dasar Penjaskes yg cuman tentang lebar panjang lapangan, tinggi gawang, jumlah pemaen, tugas wasit dan laen2nya itu. Sama sekali gak mengerti taktik2 dalam permainan sepakbola, gocekan2 maut para pemaen2 bola itu, sampai… nama pemain bola pun kamu tak tahu πŸ™‚ *geleng2 ajeb2*

Sudah begitu ketika kamu sudah punya pasangan tetap (pacar maupun suami), ato teman lah bahkan keluarga sendiri. Dan ketika mereka sedang menikmati ajang pertandingan antar negara di benua Eropa pada saat ini, kamu jadi orang yg tidak dipedulikan kecuali saat kopi habis sementara pertandingan di teve itu masih jalan, dan….. ada mata memelas mengharap kamu ke dapur memutar kopi. (what the heaven!!!)

Ada baiknya kita coba melihat sisi baik dari permainan yg katanya menyatukan segala lapisan masyarakat dalam melupakan permasalahan2 yang ada disekitar mereka, dari BBM naek sampe skripshit yg tak kunjung selesai2. πŸ˜€ Makan gak makan asal ada duit rokok dan kopi instan, bulan Juni begitu indahnya. Kecuali bagi mereka yg mengejar wisuda UGM di bulan Agustus sementara bab III pun… entahlah.

Cara mencintai bola untuk pemula:

Gunakan cara paling klasik… Cintailah pemaen yg ganteng maut aduhai dulu. Tapi ingat…. selidiki latar belakangnya. Jangan2 ganteng tapi.. kelasnya bawah. Jangan tanggung sist, sekalian yg ganteng dan yahud permainannya. Kriterianya??? Bisa aja milih dari klub2 penghuni liga negara2 lain yg cakep2 (seperti klub AC Milan di Italy misalnya…) :mrgreen: Jangan liat dulu klubnya apa, tapi ganteng tidaknya pemaen yg bakal jadi jagoan kamu untuk sementara ato selamanya (mungkin).

11-12 lah kyk reality show Truk CInta itu… Fisik dulu, baru lihat yg laen. Kalo udah dapet yg cocok di hati, cek lagi.. dia termasuk pemain yg sering di panggil timnas negaranya tidak??? kalo iya, berarti dia cukup mantap lho…. Abis itu pantengin terus deh dianya. Cintai klubnya dia (si pemain itu), cintai negaranya juga (lho???), maksudnya saat dia main untuk timnas ya dukung negara si pemain tersebut di ajang itu.

Cinta bola itu bisa dari mata turun ke hati juga lho… *nyengir lebar*

Nah… mumpung lagi Euro nih… Pantengin negara2 yang ikut di pertandingan tersebut. Kalau dah dapet pemaen yang mantap di mata kamu, kamu bisa jadi cheerleader aja dulu buat pemaen ganteng maut aduhai di negaranya itu. Mo dikata2in gak ngerti bola sok berubah jadi cewek gibol sesaat, cuekin aja. Ingat!!! Sama halnya kyk kita baru pacaran ma seseorang, kadang byk tantangan dari sekitar.

Cinta itu tumbuh karena getaran2 akibat reaksi kimia yg muncul ketika melihat sosok yg luar binasa tampan, ehh pas tau si dia ternyata pemaen yg mumpuni juga. Tambah semangat deh..

Trus selain cakep n skill dia yg diakui media. Tinggal lihat lagi yg sesuai kriteria kamu.. Yang religius??? ada jg.. Seperti Kaka githu :mrgreen: Ato sukanya pria2 nakal??? CR7 (Christiano Ronaldo), hajar saja. Suka yg kerempeng??? Ada Pippo Inzaghi. Suka pria bermata indah??? Banyak… bingung jadinya mau nyebutin (coba cari di AC Milan, keknya masih ada stoknya itu) πŸ˜€

Apalagi yah… *mata menerawang* mmmm… coba tulis kriteria yg kamu inginkan di kolom komentar, akan madam carikan jodoh yg tepat buat kamu. xixixixixi :))

——————–

Salam penuh cinta,

Madam GiBol.

(lama-lama kek gini nih jadinya Milanisti Angel Indonesia, fans fanatik AC Milan)

pstttt, merah hitam itu keren lho warnanya.

gambar nyulik dari sana dan sini

A Mother’s Prayer

I pray You’ll be my eyes

And watch her where she goes

And help her to be wise

Help me to let go

Every mother’s prayer

Every child knows

Let her to a place

Guide her with Your grace

To a place where she’ll be safe

I pray she finds Your light

And holds it in her heart

As darkness falls each night

Remind her where You are

Every mother’s prayer

Every child knows

Need to find a place

Guide her with Your grace

To a place where she’ll be safe

Lead her to a place

Guide her with Your grace

To a place where she’ll be safe

Lagu dinyanyikan oleh Celine Dion. Sumber lirik dari sini
Poto terakhir dari tempat PeTeeR. (thx bro, udah nyulik chacha kemaren dan ngabis2in duit buat dia di Amplaz) πŸ™‚