Memberi dari kekurangan kita

Kita gak pernah tahu apa yang akan terjadi dalam hidup kita selanjutnya.
Bisa jadi hari ini kita berada pada posisi di atas. Keesokan hari kita bisa berada pada posisi yang paling bawah.

Hidup kadang penuh dengan kejutan. Bagai roda yang berputar.

Saat ini, ketika saya (dan keluarga) sedang berada pada posisi yang paling bawah, begitu banyak orang-orang di sekitar yang sayang pada keluarga kami.

Sudah tak terhitung banyaknya bantuan yang diberikan orang kepada kami. Sejak papa saya jatuh sakit hampir setahun yang lalu, otomatis pemasukan keluarga menjadi berkurang. Ditambah lagi pekerjaan saya saat ini saja untuk kebutuhan sendiri masih sangat kurang dari cukup. Tetapi… Tuhan itu sungguh baik.
Selalu saja ada jalan keluar untuk setiap masalah yang datang.

Saya percaya sama yang namanya hukum tabur tuai. Apa yang kita tabur itulah yang akan kita tuai. Gak nyangka bahwa hal sekecil apapun yang pernah kita lakukan untuk orang lain, dibalas dengan begitu besarnya. Bukan dari orang yang sama yang pernah kita tolong. Tapi dari orang lain.

Seperti saya saat ini yang sedang berada di kota lain, memperjuangkan nasib demi masa depan yang lebih baik. Ada saja orang-orang yang membantu saya, tanpa pamrih! Saya gak punya banyak duit. Berada dalam posisi yang harus bolak-balik ngikut segala macam tes. Tapi saya bisa dibantu oleh orang yang justru hidupnya sendiri dalam kekurangan. Hanya tukang ojek. Dan bersedia mengantar saya pulang pergi bolak-balik mondar-mandir kesana kemari. Hingga uang setoran ke majikannya pun nanti dirapel sekalian setelah beres dia nganter saya kemana-mana.

Sungguh saya sangat bersyukur. Tuhan selalu menegur saya dengan cara yang luar biasa.

Bahwa saling memberi itu tidak perlu menunggu ketika kita sedang berlebihan dalam segala hal. Tapi justru dari kekurangan kita lah, makna dari pemberian itu sungguh terasa besarnya.

2 thoughts on “Memberi dari kekurangan kita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s