Tukang parkir sialan

Bayar 500 harusnya urusan beres kan.. tapi ini jadi bikin emosi. Untung saya cukup waras sebelum memulai perkelahian dengan seorang tukang parkir di warnet langganan saya. Iyah saya perempuan, tapi bukan berarti tidak berani melawan orang reseh. HUFF…

Apa saya emang menyalahi kodrat dengan selalu nangkring semalam suntuk disitu??? Ga boleh yah??? Sini yang punya duit kok situ yang repot.

Ngerasa aneh liat perempuan di warnet begadang sambil sesekali menikmati secangkir kopi??? Tinggal balik belakang dan ga usah lihat saya lagi deh. Saya juga ga minat liat orang lain. Saya lebih baik membaca blog orang, nangkring di forum, diskusi ama anak2 di Conference dan nyari ilmu di jagat worldweb ini. Itu sudah membuat saya puas dan nyaman nangkring di warnet ini. apalagi OP nya cakep

Enak aja main pukul rata. Kiranya saya ini sama kayak yang suka nangkring di MIRC dengan nick2 aneh seperti ce_ngemoetz_50rb itu???????!!!!! a@#%$^s&@^@^u&#@

Kalau saya cuma punya waktu yang lowong di malam hari, salahkah saya kalau saya bisanya nangkring di warnet malam-malam???

**jadi pengen beli kartu setan itu**

Oh iya, marahnya saya sama tukang parkir itu, soalnya di suatu malam saat saya mau pulang dari warnet earth net itu kira2 masih jam 10 deh (ya ampun, bencong aja baru keluar jam segitu), si tukang parkir itu dengan tampang yg gimana gitu ngomong gini “ya udah mbak motornya titipin sini aja sampe pagi, aman koq”. DIkiranya saya ini mau keluar menemui seseorang yg udah janjian lewat internet trus ntar balik lagi kesana. Hm… kayaknya ni orang harus saya tatar dulu deh. Hoalah, pengen saya gilas pake buldozer nih.

Iklan

Kecelakaan saat pacaran (Part II)

Melanjutkan dari bagian pertama disini, yang terlalu panjang kalau di tuliskan jadi satu bagian.

++++++++++++++++++++++++++++++++++=

Nah.. kalau sudah terlanjur tekdung tralala trilili (baca: perut membengkak alias hamil) seperti ini dan belom menikah, sudah pasti banyak masalah yang dihadapi kan…. Banyak banget. Apalagi yang masih berstatuskan anak sekolah ataupun mahasiswi. Di sekolah, sudah pasti dikeluarkan (huhhh, kenapa yg cewek harus begini) kalo ketahuan oleh sekolah, iya kan?? bikin malu sekolah katanya. Ya udah, biarlah. Masih ada jalan lain untuk kembali mendapat ijazah sekolah. Ikut Kejar Paket apalah namanya tuh. Tinggal ujian persamaan aja kok. Kalau jadi mahasiswi, manfaatkan cuti kuliah yg bisa kita gunakan. Cuti bentar, lepasin stress yang ada, jaga kehamilan dengan baik, setelah keadaan udah mantap kembali lagi menuntut ilmu. Semudah itu kah?? Tentu saja tidak.

Ingat ini adalah konsekuensi dari apa yg kita lakukan, tidak mudah teman. Tapi sangat berat. Karena sekali masalah ini terjadi, berpengaruh ke hal2 yang lain juga. Di omongin orang sekitar, digosipin di kampus, dijauhi orang terdekat. Tapi jgn khawatir girl, teman terbaik akan datang pada saat-saat yang susah.

Okey, selain hal2 yang akan mempengaruhi sedikit pikiran kamu (digosipin lah, dll) masalah besar pasti sudah menanti di depan sana dan itu yg lebih membuat kamu semakin stres. (Tapi ingat, stres yg berlebihan sangat sangat tidak bagus buat kamu dan janin mungil didalam perut mu itu). Masalah yang terbesar tentu saja adalah bagaimana menghadapi orang tua. Ada yang ketakutan setengah hidup, ada yang biasa saja, ada yang langsung kabur selama2nya dari orangtua. Jadi ingat ada pepatah (ehh apa yahh pokoknya itu lah) yang mengatakan “Singa pun tidak akan makan anaknya sendiri”. Apakah demikian??? Kira2 bagaimana pendapat orang tua nanti yah?? Reaksi nya bagaimana?? KECEWA kahh?? sudah pasti sista. tapi ga akan sampe pengen membunuh kamu koq.

Ada yang bisa menerima dengan perasaan hancur (hikzz, i’m sorry daddy), ada yang tidak bisa menerima (atau belum bisa menerima), ada yg langsung dengan tegasnya mengusir keluar dari keluarga. jadi tambah pusing kan mikiran gimana reaksi ortu. Sudahlah, kita harus sadar ini kesalahan kita, BERANI BERBUAT BERANI BERTANGGUNG JAWAB. Apapun reaksi orangtua, kita hadapi dengan hati yg ikhlas. Bagaimana pun mereka tidak pernah mengharapkan ini terjadi pada diri kita. Kita juga telah dianggap tidak bisa memegang amanah keluarga, tidak dapat menjaga kehormatan keluarga, dan lain sebagainya. Jangan larut dalam kesedihan dan kebimbangan untuk memikirkan reaksi orang tua, yang penting bagaimana kita memberitahukan dengan baik tanpa membuat orang tua langsung menuju ke RS sehabis mendengar pengakuan kita. OKEY

Orang tua, dua orang bukan, ayah dan ibu (kalau yg masih lengkap orang tuanya). Biasanya yang paling keras adalah Ayah/Papa. Sosok ini yang paling ditakuti kalau sudah masalah kayak begini yang mau diomongkan. Sedangkan ibu, mungkin hanya menangis terus mendengar hal ini.

Para cewek sekalian, sedikit info tips dari saya, mungkin lebih baik beritahukan lebih dahulu kepada IBU. Kenapa begitu??? karena ibu meskipun dia terluka, merasa sakit, airmatanya bakal jatuh bahkan mungkin sampai marah sekalipun, IBU tetap bisa memahami bagaimana perasaan kita yang sedang mengandung. Ibu tahu betapa beratnya hal itu, dan karena terjadi sama anaknya sendiri, dia akan berusaha melindungi kamu, membantu kamu untuk bisa keluar dari masalah itu. Hanya perempuan yang bisa mengerti perempuan lainnya.

Cara memberitahukannya??? Secara langsung dan tak langsung. Kalau masih serumah dengan IBU, ajak ibu ke kamar, curhat dan sampaikanlah itu semua. Katakan juga alasan kamu untuk belum dapat memberitahukan kepada AYAH masalah ini (sehingga lebih dahulu mengatakannya ke IBU). Entah AYAH kamu emang keras sehingga kamu butuh IBU agar bisa mendampingi kamu ketika menghadapi AYAH nanti. Lebih mudah mengatakan kepada IBU menurut saya. Bukan karena dia lemah dan tidak seperti AYAH yang keras, tetapi sesama perempuan pasti paham gejolak pikiran yang ada. Kalau kamu jauh dari rumah (seperti saya) siapkan voucher pulsa HP yang byk, waktunya untuk Curhat Online dan Mewek bersama.

Masih g berani ngomong ke IBU juga??? Hubungi kerabat kamu yang lain, yang cukup dekat juga dengan orang tua. Tapi yang lebih penting adalah sebaiknya IBU bisa tahu terlebih dahulu. Beliau bisa “menyiapkan” AYAH untuk dapat menerima pengakuan mu dengan baik. Beliau bisa membantu mu mempersiapkan mental dan fisikmu saat hamil. PENTING ITU.

Yang jelas, bagi saya sendiri, memberitahukan orang tua adalah penting. Menunda hal itu mungkin bisa, tapi seberapa lama akan disembunyikan?? Bukankah orang tua tahu dari mulut sendiri masih lebih baik dibandingkan mereka mendapat cerita dari orang lain tentang keadaan kita. DAN SETELAH ITU, apapun reaksi yang kita dapat dari orang tua tentang masalah ini, terimalah dengan lapang dada. DIusir, tidak dianggap sebagai anak lagi, uang kuliah di stop, deelel… WELL, waktunya untuk belajar arti hidup sebenarnya. Berjuanglah.

Mungkin ketika orang tua dapat menerima hal itu, selanjutnya adalah langsung di NIKAH kan saja. tapiiiiiii (ada tapinya nih), bisa jadi masalah lain juga masih ada. CONTOHNYA, kayak saya ini. dalam status (terpaksa) belum dinikahkan karena masalah perbedaan keyakinan. Bagi kami berdua (saya n my sexy hubby wannabe) cinta antara kami sudah sangat sangat kuat, tapi KELUARGA masih belum dapat menerima perbedaan ini. Kalau kami sudah mapan dan sudah bisa berdiri di atas sepatu sendiri, WTF with everything!!! Adat, agama, deelel terlalu mengekang. JADI pesan sponsor, cari yang seiman aja yah 🙂 biar g ribet.

Warm Hug for u girls.

———————————————————–

segitu dulu untuk hari ini, capek ngetiknya… huahhhh laperrrrr

Kata Papa, punya anak cewek SUSAH

Soalnya udah dijagain capek-capek, ehhhh udah gede tinggal di ambil orang…. huakakakakak.

Padahal… tetep aja, lelaki pertama didunia ini yg dicintai dan disayangi perempuan yah Papa nya sendiri lah.

Pria yang selalu setia, meskipun kita akan berpaling ke pria lain dalam hidup kita.

“Even if my man broke my heart today
No matter how much pain I’m in I will be okay
Cause I got a man in my life that can’t be replaced
For this love is unconditional it won’t go away
I know I’m lucky
Know it ain’t easy
For men who take care of their responsibilities
Love is overwhelming
Lord why did you pick me
Can’t stop my tears from falling
I love you so much daddy”

(from Beyonce song-Like My Daddy)

(Gambar nyomot dari sini)

Hari Kartini

Ibu kita Kartini

Putri sejati

Putri Indonesia

Harum namanya

Ibu kita kartini

Pendekar bangsa

Pendekar kaumnya

Untuk merdeka

Wahai ibu kita Kartini

Putri yang mulia

Sungguh besar cita-citanya

Bagi Indonesia

+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Lagu wajib yang pasti kita pelajari sejak SD, bahkan sejarahnya ibu satu ini. Hari ini pemandangan orang-orang berkebaya (khususnya para perempuan) pasti ada dimana-mana. Ahh, mau nulis apa jadi bingung. Nulis kesetaraan gender?? well saya belum tau banyak n males ah.

Cuman mau nulis aja kalau hari ini saya senang sekali karena beberapa alasan, yaitu:

Pertama, Semalam Milan menang 5-1, horeeee (yg ngejek awas yahhh *ngasah parang nih).

Kedua, pagi2 liat anak2 kecil pada pake baju daerah, uhhh lucu nya. anak temen saya di playgroupnya malah udah ngerayain hari kartini dari sabtu kemaren (lucunya, ngerayain Kartini padahal anaknya itu pake kain adat Timor Leste secara bapaknya TimLes mamanya Indonesia hehehehe).

dan Ketiga yang paling penting bagi saya adalah anak kost yang se kost dg sy itu (yang saya ceritakan disini) semalam mendapat telpon (yang kebetulan saya yg angkat di kost dan mencatat pesannya itu) dari salah satu tempat usaha rental VCD di jogja untuk wawancara hari ini jam 11. Tadi pagi setelah dia pulang jam 10 baru mendapat pesan itu dari saya, langsung ganti baju dan naik sepeda ke daerah dekat2 MM UGM itu. Dari Pugeran menuju ke seputaran MM itu dengan bersepeda (ckckck, bayangkan. saya aja g kuat).

Raut muka nya dia yang ceria serta selalu meminta kami (anak2 kost) untuk mendoakan dia, membuat hari ini saya bener2 merasa Hari Kartini yang sebenarnya. Seorang perempuan yang ingin merdeka dari kegiatan hariannya mencari sebuah pekerjaan yang lebih baik.

Untuk mu ‘dewi’, semoga hari ini kamu sukses di wawancara. Apapun pekerjaan itu, niat kamu yang ingin mencari yang pekerjaan lebih baik bisa membuat Ibu Kartini tersenyum bangga untuk perempuan seperti kamu di hari ini.

SELAMAT HARI KARTINI perempuan-perempuan Indonesia 🙂

*menikmati lagu2 bertema perempuan di warnet*

Kecelakaan saat pacaran???

Hmmm, sebelum dan sesudahnya saya ingin mengucapkan terima kasih kepada.. (halahh, kyk mau dapet piala citra), hanya mau menuliskan segelintir pengalaman saya sendiri (yang g suka baca silahkan ctrl+w) tentang hal ini. Ini bukan bermaksud ingin mengajak orang2 ke jalan yang sesat (jadi ingat Sil, hehe) tetapi sekedar memberikan tips2 atau menguatkan mereka yang sudah terlanjur mengalami hal ini saat sekarang, dan mungkin saking bingungnya googling kesana kemari mencari2 jawaban atas masalah seperti ini.

Saya adalah orang yang pernah mengalami hal seperti itu, jadi sudah mengalami namanya kebingungan ketika umur masih di awal seperlima abad sudah harus menanggung kehidupan yang lain di dalam tubuh saya. Hal pertama yang dilakukan, mencari jawaban2 atas kegetiran saya ketika itu melalui internet. Penolakan hati yang terus menerus karena tidak mampu untuk dapat menerima hal ini, membuat lelah pikiran, kadang sakit hati, namun dibalik itu saya sadar bahwa semua ini adalah RESIKO dari apa yang sudah saya lakukan.

Pacaran, saat2 indah bukan?? dari taksir2an, pedekate hingga berujung pernyataan cinta. Kemana2 bareng, serasa dunia milik berdua. Ahhh saya g mau pjg2 tentang pacaran yg indah2. Bagi yang menghargai cinta dengan tanpa sentuhan saya menghargainya. Namun, kadang sentuhan2 ringan yang menandakan sayang dibutuhkan juga oleh orang lain. Mulai sentuhan2 ringan, sedikit lebih, lebih, dan lebih akhirnya ke arah kissing. Lebih lagi dari Kissing, well makanya ada istilah KNPI. Tahap2 seperti itulah yang sering terjadi. Meskipun tidak untuk orang lain juga. KNPI itu apa tho?? Kissing, trus Necking, lanjut ke Petting en berakhir pada Intercourse. Ga usah dijelasin deh satu2.

Well, akhirnya berujung pada kebablasan dan tak berapa lama tekdung tralala alias perut membengkak. Ketika sudah mengalami ini, semuanya kembali pada pribadi masing2 pihak baik ceweknya maupun cowoknya. Ada cowok yang tipe brengsek, ada cewek juga yang sama seperti itu. Ada cowok bertanggung jawab dan juga cewek yang tanpa disadari sisi keibuannya sudah mulai ada.

Karena isi tulisan ini sebenarnya untuk para cewek, jadi yahh Cewek-Cewek yang sudah tekdung tralala marilah dengarkan pendapat saya ini. Kalau bagus grepe2 menyusul yak… *serasa di forum itu*

Untuk yang Pertama, hal yang terjadi ini (tekdung tralala itu) adalah sebuah konsekuensi dari apa yang telah kita lakukan selama ini dengan SALAH. bukan maksudnya yg bener itu adalah harus pake kondom Tetapi, sesuai dengan ajaran agama manapun ya udah pasti SALAH titik. Jadi… step selanjutnya adalah, pikirkan bahwa konsekuensi dari hal itu membuat kehidupan kita saat ini yang jadi agak rumit bahkan mungkin rumit serumit-rumitnya, janganlah membuat dirimu mengambil keputusan yang BODOH. Minta maaflah pada Tuhan terlebih dahulu (kalau memang dirimu beragama dan merasa sangat bersalah).

Kedua, analisis dulu hubungan mu selama ini dengan cowok mu. Apakah dia orang yang baik?? tidak brengsek?? Jangan2 dia hanya numpang ingin makan nangka tapi tidak mau kena getahnya. Atau justru dia orang yang baik pula (kalian hanya terlalu larut dalam kesenangan2 berlebihan dalam pacaran). Ini harus dilihat dulu. Caranya?? Kalian kan udah sering bersama, pasti udah tau sebaik dan sebejat apa dirinya. Diskusikan masalah ini berdua dengannya. INGAT, yang bikin sampe hal ini terjadi adalah kalian berdua, bukan kamu sendiri kan??? Jadi harus sama2 mencari jalan keluarnya. Dari bagaimana menjelaskan ke orang tua masing, status anak yang nanti lahir mau seperti apa?? dan lain sebagainya. Jangan hanya cuma bisa menangis dan tidak ada keinginan kuat dari dirimu sendiri (para cewek) untuk mengatasi masalah2 yang muncul ketika perut kamu sudah mulai ada kehidupan lain didalamnya. Jangan cuma bisa bergantung dari si cowok aja (apalagi kalau dapet cowok brengsek, jahhh parah itu). So, be strong n get a solution for your problem.

Ketiga, percayalah, sahabat terdekat selalu akan mau membantu mu. You are not alone in this world girl. Itulah gunanya teman cewek. Untuk saling menguatkan, membantu kalau bisa. Atau mungkin hanya sekedar memelukmu dan menangis bersama mu. Itu sudah cukup memberikan kekuatan. Menangis boleh. Tetapi ingat, yang diperut akan selalu membesar dan membesar. So, ambil keputusan yang terbaik buatmu secepatnya tapi jangan sampai salah.

Keempat, NEVER try to get abortion. Di kota besar, obat apa aja sih yang g bisa kita dapet. Iklan di tiang2 lampu merah banyak. Dokter yang melupakan sumpahnya pun bisa membantu. TAPI buat apa coba??? Jangan menambah dosa baru yang lebih besar lagi. Ini RESIKO yang harus ditanggung. Dewasalah. Jangan lari dari sesuatu yang kau dapatkan dari perbuatan mu sendiri. Dan…. ketika kau berpikir untuk melakukan hal itu, bisa kamu bayangkan tidak kalau besok2 ternyata kamu udah gak bisa memiliki anak lagi, sayang kan. Truss, dari segala cara yang kamu lakukan, apakah itu aman??? Belum tentu sista. Maen-maen kesini deh, ada Contoh Aborsi medis dan Resiko akibat Aborsi itu. Mengerikan bukan??? Cuman mau bilang aja kalo si janin yang diperut itu mengalami kesakitan yang luar binasa ketika digugurkan. Pikir… Pikir sekali lagi. Terimalah saja apa yang sudah seharusnya didapatkan dari perbuatan itu. Dia punya hak hidup. Kalaupun kamu jadi tambah bingung, bagaimana bisa membesarkan anak ini nanti (apalagi kalau si cowok tidak mau ikut bertanggung jawab) masih banyak jalan sista. Jangan takut. Ufff, masih banyak yang pengen di share, tapi nanti aja yah di bagian berikut)

(TO BE CONTINUED)

AKAN DISAMBUNG LAGI BAHASAN INI TENTANG BAGAIMANA MENGHADAPI ORANGTUA DAN LAIN SEBAGAINYA. Percayalah, saya sudah mengalami hal ini dan disaat bersamaan 2 orang teman saya pun mengalami nya pula. Jadi hanya ingin sedikit share disini supaya kamu (para cewek) tahu dan bisa kuat melewati hal ini, tanpa melakukan tindakan yang bodoh lagi nantinya, Ok. Warm Hug for u girl. Be strong!!

Hey you!! come back soon please……

Without You (Mariah Carey)

No I can’t forget this evening
Or your face as you were leaving
But I guess that’s just the way the story goes
You always smile but in your eyes
Your sorrow shows
Yes it shows

No I can’t forget tomorrow
When I think of all my sorrow
When I had you there
But then I let you go
And now it’s only fair
That I should let you know
What you should know

I can’t live If living is without you
I can’t live
I can’t give anymore
I can’t live If living is without you
I can’t give
I can’t give anymore

Ketika kau pergi, dunia serasa hampa
Tinggalkan diriku dalam ketakberdayaan jiwa
Hanya pada mu, kusandarkan asa
Bawalah kembali matahari kecil kita