Heboh di Sorong

Peristiwa ini baru saya ketahui kemarin dari mama saya yang merupakan salah satu pengajar di SMU Negeri di Sorong, Papua Barat. Ada kasus yang bikin heboh kota Sorong berkaitan dengan yg p**** itu (maaf disensor soalnya ntar kena sensor pulak).

Dua anak SMA, yang cewek sekolah di tempat mama saya mengajar (dan merupakan almamater saya juga) sedangkan yang cowok anak SMK (STM gitu). Dalam video yang tersebar dari hp ke hp itu ada adegan *karaokean*nya. Dan diduga adegan itu tidak direkam oleh kedua oknum anak SMA itu melainkan oleh orang lain.

Mama saya kemarin dalam sesi curhatnya lewat esemes kepada saya, menyesalkan kejadian itu karena terjadi pada anak didik di sekolahannya dan juga memberitahukan kalau saat ini sekolah tempat mama saya mengajar tersebut dijadikan pusat perhatian masyarakat yang menuding kalau sekolah tidak mengajarkan pendidikan akhlak yang baik buat anak didiknya.

Jadi, sebenarnya pendidikan akhlak itu tugasnya siapa yah?? Apa sekolah aja? Trus keluarga juga nggak? Bagaimana dengan lingkungan masyarakat sendiri?? Pemerintah dengan UU yang baru ini, yang lagi heboh2nya, berniat untuk memblokir semua situs p**** tersebut, apakah akan efektif untuk mencegah hal2 ini bisa terjadi lagi? Tapi kan kalau kasusnya direkam lewat hape dan disebarkan dari hape ke hape, bagaimana dong???

Lewat internet, baguslah kalau situs2 tersebut bisa diblokir. Soalnya kalau di Sorong yang sarana warnet masih sedikit sekitar 5 (cmiiw) mungkin masih bisa di kontrol.

Pengalaman saya beberapa tahun lalu ketika pulang ke Sorong, sempat kaget ketika ke sebuah warnet yang notabene milik sebuah akademi komputer disana, dengan posisi komputer2 saling membelakangi dan terbuka (bukan didalam booth2 sendiri) sehingga orang di sebelah samping dan belakang dapat melihat apa yang kita lakukan. Ada seorang dewasa yang guoblok, yang mengakses situs p**** padahal dibelakangnya ada anak2 SD yang mungkin sehabis mengikuti kursus disitu, mencoba untuk berinternet ria. Saya hanya bisa menegur dan mengingatkan orang dewasa tersebut pada saat itu.

Nah… internet mungkin dapat diblokir (dan saya juga setuju dengan hal ini karena kasus diatas ituh), trus bagaimana dengan yang lain dong? Teknologi emang sudah maju, mama saya yg awam banget teknologi dan internet juga menyadari kemajuan teknologi ini yang bagi beliau sudah begitu di pahami oleh sebagian anak muda di daerah saya, bagi mama tinggal bagaimana mengambil yang positif dari kemajuan itu bukan hanya digunakan untuk yang negatif saja. Sekarang yang dipusingkan mama saya (dan mungkin juga para pengajar lain di sekolah nya) mengajarkan yang positif ini yang bagaimana yah?? Peraturan sudah ketat dan masih ada namanya pelajaran agama dan PPKN, tetapi kalau anak sudah keluar dari gerbang sekolah bertemulah dia dengan hal2 yang negatif diluar yang sudah semakin banyak. Semua pihak patut untuk memperhatikan hal ini lah, bukan hanya tugas dari sekolah.

Berita terkait

12 thoughts on “Heboh di Sorong

  1. Saya juga turut prihatin akan hal ini yang marak terjadi di manapun dimana dilakukan oleh anak2 smu atau mahasiswa.
    kita dapat melihat kasus ini terjadi karena rasa ingin tau, pengen nyoba2 dan iseng. dimana para pelaku tidak memikirkan kedepannya atau efek apa yang akan terjadi nanti.
    Apakah pemblokiran situs porno yang dilakukan pemerintah dapat efektif mencegah beredarnya video atau gambar xxx,? jawabnya bisa ya dan tidak, kenapa? karena video atau gambar xxx tersebut dapat menyebar bukan hanya lewat internet saja, melainkan banyak melalui media2 lain.

    salam kenal ya

  2. udah di cek ke roy suryo belum tuh film? udah di cek keasliannya? udah dapat metadatanya lom si pakar tete’matika itu hahahahahahaha

    Pemerintah alih-alih mau memajukan moral bangsa dengan cara menyerang situs-situs porno di internet, padahal di glodok[jkt] dan pasar atom[sby] jelas jelas dvd porno di jual di depan mata juga gak ada yg berani utak-utik, belum lagi sinetron dan acara-acara di tv yg sebenarnya daya rusak moralnya lebih dari sebuah situs porno. Padahal untuk memblokir situs porno di internet membutuhkan biaya besar. RRC aja sampai menghabiskan 30 trilyun untuk program tersebut di negaranya. Apakah indonesia mau meniru RRC?

    Sebenarnya biarlah pendidikan moral diserahkan sepenuhnya kepada orang tua dan si anak itu sendiri, bukan di bebankan kepada orang lain. orang lain cuma sebagai penunjang aja. Kalo Kita menanam rambutan pasti tumbuh rambutan bukan durian, kira-kira gitu deh kiasan nya.

    walah kok jadi menggurui gini hihihihihiihi

  3. @Putra: salam kenal juga mas. saya juga bingung sama anak2 itu. bener tuh mas, kadang cuma iseng abis itu pengen nyoba seperti itu tanpa mikir efeknya bagaimana. sekarang yang malu orangtua, pelakunya sendiri dan juga sekolah lah. ini mungkin dampak dari kebebasan arus informasi yg kita dapat dari mana saja. internet?? mungkin salah satu namun bukan berarti yg paling dominan di Papua sana, sedari dulu udah banyak yg belum keekspos seperti ini, datanglah teknologi hape dengan fasilitas kamera, bluetooth dll, akhirnya karna kurang pemahaman, efek2 yg negatif dari teknologi itu kejadian deh.

    @Mbahsangkil: sampeyan ini mau ga jadi guru di Papua??? hehehe. bisa ajah. ehhh saya g nonton tuh MU, saya nonton seri A ajah😛

  4. iya Za juga Anak zhorong. Za DiZhorong tuch Tinggal DiJalan baru. Za Juga Sudah Tau Kasus Anak Zhorong.

    Dan Itu Kalo Tdk Salah Kasusnya thn 05-06.

    Dan itu Orgnya Za Pu Ade Kls Dulu diSMp???? Dan ingat Za Sama sekali Tdk Setuju Dgn Adanya pembuatan Flm fulgar Itu,krn itu Ada 4hal:

    1.Jangan Bikin Malu Orgtua
    2.Jangan Bikin Malu Nama Skul DiSMA ITu Tersebut.
    3.Jangan Bikin Malu N Nama skul weaktu smp juga Dan yg ini paling penting
    4 Jangan Bikin Malu Tempat tinggal Tersebut.

    dan Kalo Boleh itu Cowok Yg Berbuat Kasus Itu Hrs Bertanggung Jwb Dan Harus DiBunuh saja Dan JUga kalo Tdk Bs DiBunuh DiPenjara Seumur hidup saja?????

    BY;Hasudungan Iriyanto Tamba(Anak Batak Sorong Gtu Loch)

  5. aduh… anak2 sorong su kaco sekali nehh
    kalau begitu teknologi disana itu bikin dong kaco…
    perlu di kasih tau terus
    sama warnet pake pembatasan untuk2 situs biar dong buka tra bisa
    Semoga pengusaha warnet mendengarkan …..

  6. Ocha saya sudah hampir 2 tahun ini pergi dari kota sorong,mau nanya bagaimana keadaan kota sorong sekarang ya………….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s