Adam Air lagi???

145526p.jpg Again????

Pendaratan yang tidak mulus pada tangal 10 Maret itu, menyebabkan 5 orang shock. Begitulah yang saya dengar di berita di teve. Hari ini cek di web nya Batam Pos, bukan shock biasa ternyata, trauma ringan dan berat sampe ada yang harus pake penyangga kepala.

Lima orang penumpang terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Otorita Batam (RSOB) karena mengalami trauma ringan dan berat. Sedangkan sisanya selamat. Kelima korban yang dilarikan ke RSOB tersebut, Dian Suryaningsih (26) penumpang asal Yogyakarta, Reita Faira (40) asal Jakarta, Ari Rizki Permadani (35), Sarniti (21) asal Lampung, dan Serli (21) asal Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dan ternyata musibah itu pertama kali terjadi di bandara Hang Nadim Batam tersebut. Nah, kita tunggu saja penyelidikan dari KNKT, apa yang terjadi dibalik musibah itu. Apakah kelalaian dari pilotnya atau kondisi cuaca serta landasan yang mempengaruhi.

Kalau misalnya pun faktor human error yang terjadi, wahh… apakah bener pilot yang menerbangkan pesawat itu tidak dapat dikriminalisasi?? hanya bisa melalui jalur profesi atau mahkamah penerbangan, seperti kasus Garuda kemarin. Jahhhh… saya tetap menghormati profesi pilot yang berat dengan tanggung jawabnya, tapi bukankah tanggung jawab juga harus ada ketika keputusan yang diambil malah menyebabkan musibah terjadi dan ada nyawa yang melayang.

Oke saya sinis dan sentimen terhadap hal ituh dikarenakan faktor dosen saya yg juga wakil dekan saya meninggal akibat musibah Garuda itu (alm. bapak Masykur Wiratmo yang sudah mengijinkan sayah, sebelum beliau mengalami musibah tersebut, untuk bisa cuti 2 minggu demi menengok kakek saya yg sedang koma dan akhirnya meninggal di Papua).

Oh iya, Adam Air dapet Top Brand Award lho bulan lalu, berdasarkan indikator kekuatan brand dan diukur dengan menggunakan mind share, market share serta commitment share.

Oh my dog, komitmen seperti apa yah?? komitmen tetep ada musibah terus?? gubrakss. (maaf yg ini satir mode on).

Yah, dikriminalisasikan atau tidak profesi seorang pilot (dalam kasus Garuda) hanya kepolisian yang menentukan nanti. Tapi yang jelas Adam Air, plisss deh, murah emang masih faktor utama dalam memilih sebuah maskapai penerbangan bagi masyarakat Indonesia. Tetapi, nyawa manusia yang hilang tak dapat digantikan. Rasa syok ato trauma juga dapat menjadi sesuatu yang sulit dihilangkan.

Semoga musibah kemarin bukan karena faktor kesalahan manusianya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s