Kadang sesuatu sering tak berjalan seperti yang kita harapkan. Yang kita lakukan kemudian adalah mengevaluasi hal itu, dimana letak kesalahan yang terjadi sehingga sesuatu itu tidak dapat terwujudkan sesuai harapan. Lalu kita mencobanya lagi dengan cara yang lain. Coba lagi, dan coba lagi. Hingga kita sampai pada titik yang kita anggap penghabisan dari segala usaha kita mencoba semua cara agar keinginan kita tercapai. Dan ketika itu terjadi, well…kita harus menunda keinginan kita itu kalau dimungkinkan, atau bahkan melupakannya karena ya itu.. sudah tak mungkin lagi untuk bisa didapatkan.
Ah… saya ngomong apa sih ini…
Entahlah…
Bisa dibilang, mental juara saya hilang dalam hal seperti ini. Jiwa saya yang selalu ingin berusaha mendapatkan apa yang saya mau, tidak mau kalah dengan yang lain, terhempas dengan kenyataan yang ada bahwa tepuk tangan itu hanya bisa dilakukan dengan dua tangan. Gak bisa cuman dengan tangan sebelah saja.
Episode hidup saat ini hanya berkisar pada keinginan untuk mengampuni dan memaafkan semua yang terjadi. Dan tentu saja melupakan segala hal yang menyakitkan. Seperti janji-janji yang ternyata PALSU, dan lain sebagainya.
Yeah.. love hurts babe.
———————————
Lagi suka sama lagu ini
.
Sandiwarakah selama ini
Setelah sekian lama kita tlah bersama
Inikah akhir cerita cinta
Yang slalu aku banggakan di depan mereka
Entah dimana ku sembunyikan rasa malu
Kini harus aku lewati
Sepi hariku
Tanpa dirimu lagi
Biarkan kini ku berdiri
Melawan waktu
Tuk melupakanmu
Walau pedih hati
Namun aku bertahan
(Glenn Fredly)





Komentar Terakhir